KSR Universitas Katolik Semarang (UNIKA) Semarang
Sabtu, 15 Oktober 2016
Senin, 16 November 2015
KSR Gelar Donor Darah di Kampus Unika
foto: suaramerdeka.com/ Puthut Ami Luhur
SEMARANG, suaramerdeka.com – Kelompok Sukarela (KSR) Unika Soegijapranata memprakarsai donor darah, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang. Pelaksanaan donor darah, di selasar Gedung Thomas Aquinas setempat pada Senin (14/9).
Penanggung jawab Donor Darah Mega Delima Puspitasari menyatakan, kegiatan donor darah ini adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan empat kali dalam satu tahun. Empat bulan lalu, baru saja menggelar kegiatan yang sama untuk yang ketiga kalinya dalam tahun ini.
“Donor Darah merupakan kegiatan rutin kami, selama setahun kami menggelar empat kali kegiatan yang sama. Setiap menggelar donor darah, tren pendonor terus meningkat,” kata Mega seperti dalam rilis yang dikirimkan kepada suaramerdeka.com, Senin (14/9).
Pada pelaksanaan kali ini, jumlah target kantung darah meningkat dari yang biasanya hanya 50 menjadi 75 kantung darah. Pada pelaksanaan sebelumnya, Mei lalu, ada peserta donor yang tidak bisa mendonorkan darahnya karena kantung yang tersedia sudah habis. Maka pada pelaksanaan kali ini PMI menambah jumlah kantung darah menjadi 75 buah.
SEMARANG, suaramerdeka.com – Kelompok Sukarela (KSR) Unika Soegijapranata memprakarsai donor darah, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang. Pelaksanaan donor darah, di selasar Gedung Thomas Aquinas setempat pada Senin (14/9).
Penanggung jawab Donor Darah Mega Delima Puspitasari menyatakan, kegiatan donor darah ini adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan empat kali dalam satu tahun. Empat bulan lalu, baru saja menggelar kegiatan yang sama untuk yang ketiga kalinya dalam tahun ini.
“Donor Darah merupakan kegiatan rutin kami, selama setahun kami menggelar empat kali kegiatan yang sama. Setiap menggelar donor darah, tren pendonor terus meningkat,” kata Mega seperti dalam rilis yang dikirimkan kepada suaramerdeka.com, Senin (14/9).
Pada pelaksanaan kali ini, jumlah target kantung darah meningkat dari yang biasanya hanya 50 menjadi 75 kantung darah. Pada pelaksanaan sebelumnya, Mei lalu, ada peserta donor yang tidak bisa mendonorkan darahnya karena kantung yang tersedia sudah habis. Maka pada pelaksanaan kali ini PMI menambah jumlah kantung darah menjadi 75 buah.
Senin, 07 September 2015
STRUKTUR ORGANISASI KSR PMI UNIT UNIKA SOEGIJAPRANATA 2014/2015
STRUKTUR ORGANISASI KSR PMI UNIT UNIKA
SOEGIJAPRANATA
Tahun 2014/2015
Wakil Komandan : Kinanthi Pramudya Wardani
Bendahara : Irviana Dyah Permata S.
Sekretaris : Regina Septie N.
Litbang : Niken Adelina P.
: Candra Dwi P.
Pengabdian Masyrkt : Rr. Ellsa Puspita S
Logistik : Devi Siwi I.
Humas : Eunike Natania
: Fiki Adriani
Selasa, 01 September 2015
SEJARAH BERDIRINYA KSR PMI UNIT UNIKA SOEGIJAPRANATA SEMARANG
SEJARAH
BERDIRINYA KSR PMI UNIT UNIKA SOEGIJAPRANATA SEMARANG
Berdirinya
KSR PMI Unit UNIKA tak lepas dari perkembangan yang terjadi di UNIKA sendiri.
Munculnya lembaga ini bermula dari adanya kebutuhan yang tidak dapat dipungkiri
akan adanya suatu wadah yang menspesialisasikan diri di bidang P3K di
lingkungan UNIKA. Seiring dengan berkembangnya UNIKA sebagai lembaga
pendidikan, kegiatan kemahasiswaanpun semakin berkembang dan bergerak secara
dinamis. Hal ini menyebabkan perlunya aspek-aspek penunjang lain yang
mendukungnya, salah satunya adalah sebuah tim yang bisa menanggani kejadian-
kejadian yang tidak diharapkan terjadi berkaitan dengan keselamatan seseorang
baik ketika berlangsung kegiatan maupun dalam kegiatan sehari-hari di
lingkungan UNIKA.
Pada
awal mulanya kebutuhan P3K ditangani oleh UKM RACANA. Namun seiring makin
kompleksnya kegiatan yang ada, UKM RACANA tidak dapat memenuhi kebutuhan
tersebut, disebabkan karena kurangnya jumlah personil UKM RACANA. Sehingga
setiap ada event besar seprti OPSPEK,
UKM RACANA yang pada saat itu (sampai tahun 1996) harus selalu mencari tenaga
sukarelawan dari kalangan mahasiswa yang mau bergabung dan membantu sebagai tim
P3K, untuk kemudian dilatih dalam waktu singkat mengenai teknik-teknik P3K
dasar. Metode perekrutan tim P3K "dadakan" ini berlangsung dalam
kurun beberapa tahun sampai akhirnya menginjak tahun 1996. Hal yang sama
terjadi yaitu pembentukan tim P3K "dadakan" untuk OPSPEK tahun 1996.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, tim P3K "dadakan" tersebut
biasanya dibubarkan dan membubarkan diri setelah tugas yang dibebankan selesai.
Tapi pada tahun 1996 tersebut tim P3K tersebut tidak membubarkan diri, walaupun
secara resmi telah dibubarkan oleh UKM RACANA yang membentuknya. Alasan tidak
membubarkan diri karena muncul gagasan dari beberapa personel untuk terus mempertahankan diri sekaligus berusaha menjadi
embrio terbentuknya tim P3K yang lebih formal dalam wadah yang diakui di
masyarakat. Tidak disangka gagasan ini terrnyata mendapat tanggapan positif
dari seluruh personel saat itu,
termasuk mendapat dukungan dari UKM RACANA. Mengenai gagasan terbentuknya
gagasan tersebut yang pada akhirnya bernama KSR PMI (Korps Sukarela Palang
Merah Indonesia) menjadi pilihan.
Adapun
proses yang dilalui dalam upaya pembentukan wadah ini adalah:
1. Dibentukanya
tim peritis yang bertugas untuk melakukan upaya-upaya pembentukan lembaga ini
(September 1996).
2. Kunjungan
dalam rangka studi banding ke KSR PMI Unit Perguruan Tinggi di Semarang dan
Yogyakarta (September1996-November 1996).
3. Perkenalan
diri kepada Senat Mahasiswa Universitas dan UKM lain pada tanggal 30 November
1996, yang kemudian dianggap sebagai HUT KSR PMI Unit UNIKA.
4. Pelaksanaan
Diklat dari PMI Cabang Kodya Semarang Pada Tanggal 24 Februari- 2 Maret 1997 di
TC UNIKA.
Pada akhirnya setelah memenuhi segala persyaratan yang ditetapkan maka secara resmi KSR PMI Unit UNIKA dikukuhkan dalam acara pelantikan di TC UNIKA. Pelantikan tersebut diadakan pada bulan Maret 1997 dengan SK PMI cabang Kodya Semarang No.100-40/ Sekr.SK KSR Unit/IV/1997 dan SK Pembantu Rektor III UNIKA No. D 12/032/ Kep IV/ 1997.
Langganan:
Komentar (Atom)

